Perkembangan dan Manfaat Teknologi Komunikasi Mobile



Di abad ke 21 saat ini, sudah tidak bisa dipungkiri bahwa hampir seluruh orang di muka bumi ini telah merasakan perkembangan teknologi yang berkembang cukup pesat salah satunya di bidang teknologi komunikasi mobile phone. Teknologi ini pertama kali ditemukan oleh Alexander Graham Bell. Perkembangan komunikasi mobile phone mulai terlihat sejak tahun 1978 dengan mulai diperkenalkannya jaringan dengan teknologi AMPS (Advanced Mobile Phone Systems) hingga 4G yang saat ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat. Dengan berkembangnya teknologi jaringan sinyal yang berfungsi untuk mengirimkan data yang dibutuhkan dari suatu mobile phone dengan kecepatan yang semakin tinggi.
               
                Berkembangnya generasi web 2.0 yang memiliki slogan “Its Social” dibarengi dengan teknologi komunikasi mobile. Istilah “mobile” dapat diartikan bergerak, sehingga pengertian dari komunikasi mobile adalah siapa saja dapat berkomunikasi dimana saja dan kapan saja dengan jaringan komunikasi yang seolah-olah ikut “bergerak” bersama penggunanya. Jaringan komunikasi ini bisa digunakan jika didukung oleh perangkat komunikasi mobile, yaitu handphone atau yang lebih sering disebut smartphone . Dengan daerah pelayanan yang semakin luas maka pemakainya dibagi lagi menjadi cakupan yang lebih kecil yang disebut cell. Dahulu, telepon genggam hanya berfungsi untuk mengirim sms dan melakukan panggilan dimana saja, dan di zaman sekarang telah berkembang menjadi handphone yang lebih canggih dan pintar yang disebut smartphone. Untuk dapat berkomunikasi secara mobile maka digunakan jaringan komunikasi tertentu, yaitu  arsitektur jaringan GSM (Global System for Mobile Communication), jaringan CDMA (Code Division Multiple Access), 3G dan 4G.

GSM (Global System for Mobile communications) biasa disebut sebagai second generation mobile communication technology atau 2G, jaringan komunikasi yang digunakan adalah dengan metode Time Division Multiple Access (TDMA). TDMA akan mengizinkan sebuah saluran diakses oleh beberapa pemakai.  GSM menggeser teknologi komunikasi mobile analog yang populer sekitar  1980-an. GSM menggunakan sistem sinyal digital dalam transmisi datanya sehingga kualitas data atau bit rate dapat lebih banyak dibanding analog.  Ada 3 kelompok GSM yaitu GSM 900, 1800, dan 1900 yang dikelompokkan berdasaarkan lokasi band frekuensinya. 
Arsitektur jaringan GSM ada 4, yaitu :
1.       Mobile Station (MS) untuk melakukan pembicaraan.
2.       Base Station Sub-system (BSS) untuk menerima dan mengirim sinyal. 
3.       Operation and Support-System (OSS) untuk pusat pengendalian
4.       Network Sub-System (NSS) untuk switchinginterface antar GSM, dan untuk memanajemen jaringan.

Ada empat jenis transmisi data di dalam jaringan GSM, yaitu :

1.     SMS (Short Messaging Service) : berupa pesan text antar GSM devices yang menggunakan SMSC.
2.     SMSC (Short Message Service Center) sebagai gateway. Circuit-Switched Data : transmisi data sebesar 14,4 kbps. Untuk mentransmisikan data biasanya digunakan card/adapter sebagai penghubung antara komputer dan handset GSM.
3.    GPRS (General Packet Radio Service) : transmisi data sebesar 114 kbps. GSM dengan GPRS service dikenal dengan 2.5G.
4.     EDGE (Enhanced Data Rates for GSM Evolution) : transmisi data lebih cepat dari GPRS, yaitu sebesar 384 kbps. EDGE menggunakan frekuensi 800, 900, 1800, 1900 MHz.

Akan tetapi kapasitas GSM ternyata tidak mampu mencukupi permintaan konsumen akan sambungan komunikasi. Oleh karena itu CDMA yang berkapasitas 4 – 5 kali jaringan GSM dengan metode akses TDMA hadir sebagai suatu alternatif. Radio Network (RN) untuk memutuskan dan memelihara hubungan dengan packet data , Home Agent (HA) untuk mengusahakan agar Internet Protocol dapat meneruskan paket ke Packet Data Serving Node, dan Mobile Switching Center (MSC) untuk menyimpan seluruh data pelanggan. Ketiga hal tersebut adalah sistem yang membedakan dengan GSM.

Beberapa kelebihan CDMA,yaitu : 

1.    Bandwidth dan troughput yang lebih tinggi dari teknologi sebelumnya karena teknik ini lebih tahan terhadap interferensi.
2.     Sekuritas yang lebih tinggi terhadap teknologi sebelumnya, karena memakai metoda PRCS mencegah penyadapan percakapan dan cloning number. 
3.  Untuk jaringan 3G, jaringan layanannya menggunakan Broadband Integrated Services Digital Network (BISDN). Inilah jaringan yang digunakan untuk mengakses internet, kualitas suara, data, dan gambar yang baik, frekuensinya berlaku di seluruh dunia, memiliki kesesuaian layanan pada jaringan kabel lain, dan kemampuan berevolusi ke sistem nirkabel berikutnya. Konsep dasar jaringannya adalah WCDMA yang berbasis packet services. Standar bandwith yang dipakai sebesar 5 Mhz dan dapat ditingkatkan hingga 20 Mhz.

Dibawah ini sejarah singkat perkembangan generasi telekomunikasi dari 1G hingga 4G

Generasi 1G ditandai denga adanya pengembangan sistem analog berkecepatan rendah yaitu teknologi AMPS (Advanced Mobile Phone System) dengan band frekuensi 800 Mhz . Tidak boleh ada 2 pengguna yang menggunakan kanal sama baik dalam 1 sel maupun dalam sel tetangganya. Handphone yang ada berukuran besar dan membutuhkan daya besar.

Generasi 2G (GSM dan CDMA) yang menggeser teknologi AMPS. GSM yang merupakan penggabungan antara FDMA dan TDMA. Sedangkan pada CDMA terdapat kode tertentu untuk membedakan pengguna pada frekuensi yang sama.Generasi 2,5 G adalah generasi yang ditandai dengan adanya GPRS dan pemakaian EDGE.

Generasi 3G merupakan generasi ketiga berkecepatan tinggi.  Ditandai dengan kemunculan teknologi UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) yang bertujuan untuk memberikan kecepatan akses data lebih baik dibanding GPRS – EDGE – GSM.

Generasi 3.5G ditandai dengan munculnya teknologi untuk mengakses internet yang lebih cepat yaitu HSDPA (High Speed Downlink Packet Access).

Generasi 4G ditandai dengan layanan akses internet yang lebih lengkap dengan basis Internet Protocol dan adanya pengembangan WiFi dan WiMax.

Beberapa manfaat komunikasi mobile bagi personal, yaitu :
1.   Semakin mempermudah kita untuk berkomunikasi karena tidak hanya melalui pesan singkat atau panggilan saja tetapi juga bisa mengirimkan data berupa audio dan visual dengan lebih baik.
2.     Komunikasi mobile juga semakin mempermudah masyarakat untuk memperoleh informasi yang cepat berkat akses internet di tangan. Update informasi terbaru mudah didapat dan diikuti perkembangannya. 



Sejalan dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi jaringan, maka hal ini juga berdampak pada perkembangan telepon genggam di masa sekarang. Telepon pada zaman dahulu tidak secanggih pada zaman sekarang. Awal mula telepon genggam adalah pada tahun 1973, Motorola menjadi yang pertama dalam menghasilkan telepon genggam. Pada tanggal 3 April 1973, Martin Cooper sebagai researcher and executive, membuat telepon genggam pertama dan menyaingi Dr. Joel S. Engel dari Bell Labs yang merupakan rivalnya. Telepon genggam pertama yang dibuat oleh Martin Cooper memiliki bobot sebesar 1,1 kg dan memiliki panjang 23 cm, lebar 4,45 cm, dan ketebalan 13 cm. Telepon genggam itu dapat digunakan untuk menelpon selama 30 menit dan membutuhkan 10 jam untuk mengisi daya.




DAFTAR PUSTAKA

Supriyanto. (2014). Perkembangan dan Manfaat Teknologi Komunikasi Mobile. Diunduh dari http://www.vedcmalang.com/pppptkboemlg/index.php/menuutama/teknologi-informasi/586-teknologi-komunikasi-mobile. 04 Oktober 2017 ( 13:29 ).

Wikipedia. (03 Oktober 2017). History of Mobile Phone. Diunduh dari https://en.wikipedia.org/wiki/History_of_mobile_Phones. 03 Oktober 2017 ( 14:25 ).

Pasaribu, P. (2006). Evolusi Teknologi Telekomunikasi Bergerak : 1G to 4G. Diunduh dari www.ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2006/09/parlin-mobile.pdf. 4 Oktober 2017 ( 13:22).

NAMA KELOMPOK :

Bayu Laksana | 05111740000020
Moh. Adam Rahmatullah | 05111740000032
M. Akmal Fakhri B. | 05111740000188
Zaky Thariq H. | 05111740000140 

KELAS B | STI


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Evaluasi Akhir Semester - STI B